Rabu, 02 Januari 2013

surat kecil untuk ibu

-->
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ibu…
Ananda berharap Ibu dalam keadaan sehat dan selalu di lindungi oleh allah SWT
Sebelum membaca surat ini ada baiknya Ibu mencium bunga mawar pemberian dari Ananda
Meski Ananda jauh darimu namun Ananda akan mengharumkan nama keluarga kita dengan ilmu yang bermanfaat,seperti bunga mawar yang selalu menyebarkan keharumannya sehingga indah di lihat,harum di cium dan menyejukkan hati. Mudah-mudahan dengan surat ini dapat menyejukkan hati,pengobat rasa rindu ibu  maupun Ananda yang jauh dari pelupuk mata ini.
Ibu...
Atas kehendakNya melalui engkaulah diriku yang lemah ini mulai melihat dunia. Si kecil yang masih merah dan lemah engkau rawat dengan penuh kasih sayang. Semua hal terbaik dicurahkan sepenuh hati.
Kau timang dengan senyum, kau  temani sepanjang waktu, kau isi waktunya dengan hal penuh manfaat. Saat ku lapar dan haus, engkau kan menyuapiku makan dan minum Saat dingin menerpa,  kau hangatkan suasana penuh keceriaan
Saat ku menangis, engkau kan menenangkanku dalam dekapmu
Ketika ku mulai belajar merangkak, engkau dengan sabar menjaga
Ketika ku mulai belajar berbicara,engkau dengan sabar mengenalkan bahasa tutur kata
Ketika ku mulai berjalan, engkau dengan sabar mengawasi dan memotivasi serta menolong ketika jatuh
Sering Ananda merepotkan dengan kenakalan khas anak kecil. Namun dengan penuh rasa kebapakkan dan keibuan engkau tetap sayang dan menasihatiku dengan sikap dan tutur kata yang bijaksana. Memang saat itu Ananda kurang begitu paham, namun seiring berjalannya waktu kupahami semua itu. Dulu merasa terpaksa kala diminta belajar, namun sekarang kau jadikanku haus akan ilmu. Dulu enggan ketika diminta beribadah, namun kau jadikanku paham kewajiban utama itu sangatlah penting. Dan alhamdulillah kudapatkan nikmat anugerah terindah pemahaman  yang lurus sesuai manhaj generasi terbaik. Nikmat yang Ananda sangat ingin kenyam bersama kalian berdua.
Tapi saat ini kau lewati hari-harimu dengan sendirinya tanpa sosok seorang Ayah lagi karena Ayah telah meninggalkan kita untuk selamanya. Dan dihari Ibu ini kau sendiri tanpa di temani Ayah yang biasanya ada di sampingmu . Tapi harus bagaimana memang itu rencana dari Allah,kita hanya bisa mendo’akan Ayah agar tenang dialam sana dan semoga Ayah di masukkan di surga Jannah . Ananda selalu berdoa untuk Ayah dan berdoa untuk Ibu agar Allah selalu memberi kesehatan yang baik untuk Ibu. Dan Ibu harus janji jaga kesehatan,karena Ananda takut jika harus kehilangan Ibu. Ananda takut jika nanti tidak ada orang yang bisa mengerti Anandamu ini,seperti Ibu yang selalu mengerti Ananda. Tapi kau tetap tegar menjalaninya dengan sendiri,maafkan Ananda,yang memilih jauh darimu semua ini Ananda lakukan untuk masa depan kita nanti. Sesuai dengan janji Ananda,Ananda akan menjadi orang yang sukses kelak nanti.
Meski keluarga Ayah  tidak senang dengan Ananda yang jauh dari Mu. Yang takut jika Ananda sukses nanti,Ananda tidak peduli dengan hal itu,Ananda tetap akan melanjutkan cita-cita. Ananda tidak mengerti apa mau mereka,Ananda berpikir kalau mereka hanya ingin kita begini terus dengan hidup yang sederhana. Yang ingin selalu menjatuhkan kita.yang tidak ingin melihat kita senang,jika kita senang mereka sibuk bagaimana caranya menjatuhkan kita,jika kita susah mereka yang seharusnya membantu kita malah mereka yang senang. Tapi Ibu jangan takut selama kita masih dalam lindungan Allah,insya Allah Allah akan menjaga kita dari orang-orang yang berniat jahat.
Ibu ..
Walaupun kau jauh dari pelupuk mata ini tapi kau akan selalu ada di hatiku,karena bagiku tidak ada yang bisa menggantikan posisimu.
Ibu…  
Atas jasa-jasamu aku menjadi pribadi yang ada saat ini. Ketidaktahuan engkau ubah menjadi berpengetahuan. Kelemahan engkau ubah menjadi kekuatan untuk lebih baik. Kekanakan engkau ubah menjadi kedewasaan.
Anakmu ini sungguh sangat banyak berhutang budi. Sekiranya seluruh harta, jiwa, dan raga kuserahkan semua tak kan mampu membalas. Semua orang tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan dan diberikan pada anak oleh orangtua ikhlas diberikan sepenuh hati. Semua orang juga tahu bahwa orang tua selalu mendo’akan kebaikan untuk anaknya. Sungguh kebaikan Ayah dan Ibu tiada tara. Maka dari itu  kuberusaha membahagiakan dan membuat bangga engkau memiliki Ananda. Maka dari itu Ananda do’akan  semoga semua kebaikan yang telah diberikan kepadaku ini mendapat balasan indah dari Allah ta’ala di dunia ini. Maka dari itu Ananda do’akan jua ditemani tetesan airmata ini, semoga Ibu dimasukkan ke Jannah Firdausnya kelak… Amin
Inilah surat yang mampu Ananda tulis. Surat yang sederhana karena lidah ini kelu tak mampu berucap lagi. Surat yang sederhana karena tangan ini tak mampu lebih lama lagi menggoreskan kata karena tidak sanggup menahan tetesan  air mata ini yang terus mengalir karena rindu akan dirimu . Surat yang memang tak pernah Ananda serahkan secara langsung karena rasa malu Ananda yang yakin tak bisa membalas segala yang telah diberikan. Surat yang tak tahu apakah Ibu akan membaca.
Ibu ....
Ananda akan pulang dengan membawa ilmu yang bermanfaat untuk Ananda maupun orang lain
Ibu...
Ku mencintaimu karena Allah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ananda

TRI SESWANTI















’;

2 komentar: